Sempat Mati Total, 85 Persen Wilayah Palu Sudah Dialiri Listrik

Warga memeriksa puing-puing di mana rumah mereka berdiri sebelum gempa dan tsunami di Petobo, Palu, Kamis (4/10). Wilayah Kelurahan Petobo di Palu menjadi salah satu daerah yang terkena dampak parah karena 'ditelan bumi'. (AFP/ ADEK BERRY)
Suplai arus listrik di Palu mulai pulih. PLN mencatat 85 persen wilayah sudah teraliri listrik.

Menurut Asisten Analis Niaga dan Pelayanan Pelanggan PT PLN Regional Sulawesi, Agung Ari Susanto, enam dari tujuh gardu induk di Sulawesi Tengah kini sudah menyala.

"Gardu induk itu berada di Poso, Pamona, Pasang Kayu, Silae, Sidera, Talise, dan Parigi," katanya seperti dilansir Antara, Sabtu (6/10/2018).

Kota Palu sempat mati total ketika diguncang gempa dan tsunami pada Jumat (28/9/2018) pekan lalu. Kini, menurut Agung, 31 dari 45 penyulang yang mendistribusikan listrik sudah beroperasi.

Ke-31 penyulang yang sudah beroperasi itu telah membuat 31 lokasi jaringan di wilayah Palu berjalan normal.

Pelanggan yang mendapat aliran listrik prioritas ada di sembilan perkantoran pemerintah dan TNI/Polri, instansi PDAM, sembilan kantor perbankan dan ATM, sembilan lokasi SPBU, enam rumah sakit, delapan BTS (base transciever station), dan 12 titik ekonomi Palu.

Kerahkan 1.141 Personel
Untuk memulihkan sistem kelistrikan tersebut, PLN mengerahkan 1.141 personel bantuan dari berbagai daerah.

Kondisi sistem kelistrikan di Palu, Sulawesi Tengah, sudah menyala 85 persen setelah mati total sejak diguncang gempa dan tsunami pada Jumat (28/9).