Pesawat Supersonik Virgin Galactic Tembus Tepi Angkasa


Pesawat antariksa supersonik milik Virgin Galactic berhasil menuai pencapaian baru dengan menembus tepi angkasa. Kesuksesan ini membuat perusahaan milik triliuner Richard Branson tersebut makin dekat dengan ambisinya membawa turis ke luar angkasa.

Pesawat bertenaga roket dengan nama VSS Unity tersebut, diterbangkan oleh dua pilot veteran dengan menembus ketinggian maksimum 82,7 kilometer. Artinya, VSS Unity telah melampaui tepian angkasa yang menurut pemerintah Amerika Serikat berada di ketinggian 80 kilometer.

Penerbangan ujicoba ini dilakukan dari landasan Mojave Air & Space Port di California. Pada pukul 8 pagi waktu setempat, VSS Unity melepaskan diri dari pesawat pembawanya, WhiteKnight Two, menyalakan mesin roket kemudian menuju angkasa.

"Kita berhasil menembus angkasa," sebut Enrico Palermo, presiden The Spaceship Company yang merupakan rekanan pabrikan Virgin Galactic, pada massa yang berkumpul di dekat landasan dan bersorak gembira.


Richard Branson pun tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya. "Kami melihat impian terbesar dan tantangan terberat kami terkabulkan. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam sejarah, pesawat berawak yang dibuat untuk membawa penumpang sipil melesat ke angkasa," ujarnya.

Virgin Galactic memang punya tujuan utama membawa wisatawan ke angkasa dan mengantar mereka kembali ke Bumi. Dengan keberhasilan ini, tujuan tersebut makin dekat menjadi kenyataan.

Tiket perjalanan ke angkasa oleh Virgin Galactic dijual USD 250 ribu untuk penerbangan sekitar 90 menit. Lebih dari 600 orang dikatakan telah membeli tiketnya sejauh ini.

Karena berhasil mencapai tepi angkasa, dua pilot yang membawa VSS Unity akan diberi simbol astronot komersial dari US Federal Aviation Administration. Mereka adalah Rick Sturckow dan Mark Stucky.