Minuteman III Vs SS-18 Satan, Membandingkan Dua Penghancur Kehidupan

Rudal antarbenua atau intercontinental ballistic missile (ICBM) masih menjadi tulang punggung kekuatan nuklir Amerika dan Rusia. Keduanya masing-masing memiliki senjata pamungkas yang akan digunakan untuk melebur lawan jika terjadi perang nuklir.

Saat ini Rusia mengandalkan RS-18 Satan sementara Amerika punya LGM-30G Minuteman III. Bagaimana perbandingan keduanya?

SS-18 Satan

Rusia sendiri menyebut senjata ini sebagai R-35M yang dikembangkan dari R-36 (NATO menyebutnya dengan SS-9 Scarp). R-35 pertama kali diuji pada tahun 1971 dan akhirnya berkembang menjadi keluarga R-36M, yang dikenal di Barat sebagai SS-18 Setan.

Sebuah batch pertama dari 56 rudal dikerahkan pada tahun 1977. Rudal ini kemudian digantikan oleh varian yang lebih modern dengan yang terbaru adalah R-36M2 Voyevoda (SS-18 Mod 6) yang pertama kali digunakan pada tahun 1988.






SS-18 Satan adalah rudal yang sangat mumpuni, terutama karena kecepatannya yang tinggi dan bobot lempar yang sangat tinggi. Rusia masih di depan Barat dalam pengembangan mesin rudal bahkan oleh Amerika.

Rudal R-36M2 memiliki jangkauan 11.000 km dan membawa hingga 10 MIRV dengan hasil ledakan 0,75-1 MT dan hingga 40 alat bantu penetrasi.  Jadi hulu ledak nuklirnya sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara.Kekuatan inilah yang tidak ada tandingannya saat ini.

CEP rudal ini adalah 220 m. Meski bukan rudal yang paling akurat, ia bisa menutupnya pada hal muatan. Beberapa sumber melaporkan bahwa satu rudal SS-18 Satan dengan MIRV dapat menghancurkan 3 negara bagian Amerika, seperti Maryland, Vermont dan Rhode Island.



Rudal seberat 100 ton ini mampu menghasilkan ledakan 40 megaton, 2.000 kali lebih kuat dari bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki pada 1945

Satan adalah rudal berbasis silo yang lokasinya tersebar di seluruh Rusia. Peluncur silo dan titik komando berada di bangunan yang sangat kuat dan mampu melawan ledakan nuklir. Namun posisi rudal ini sudah atau bisa dengan cepat diketahui menjadikan rudal ini berada di peringkat kedua dalam daftar ini. Meski dalam hal jangkauan dan muatan  jelas lebih unggul dari Trident II Amerika.

LGM-30G Minuteman III

Minuteman III adalah ICBM paling banyak di Amerika Serikat. Rudal ini memasuki layanan pada tahun 1970 dan menjadi rudal yang pertama kali memperkenalkan MIRV yang mumpuni. Meski usianya telah tua, berbagai program perbaikan sedang dilaksanakan untuk menjaga efektivitas tempurnya hingga diharapkan bisa beroperasi sampai 2030.

Minuteman III adalah rudal berbasis silo. Dengan dipensiunnya LGM-118 pada tahun 2005, Minuteman III telah menjadi satu-satunya ICBM berbasis darat Amerika yang saat ini dalam operasional dan merupakan kekuatan sangat penting dalam trinitas nuklir Amerika.






Ada 450 rudal jenis ini di dinas Amerika dengan 50 sampai 75 rudal lain berada dalam cadangan. Jumlah ini menjadikannya sebagai rudal balistik dengan jumlah terbesar di dunia.  Rudal ini ada di bawah Komando Strike Global Angkatan Udara Amerika Serikat.  Kelemahannya adalah rudal ini tidak bergerak dan posisinya telah diketahui.

Rudal Minuteman III memiliki jarak tempuh maksimal 13.000 km. Sistem navigasi inersia menyediakannya akurasi sekitar 200 m CEP, namun sistem panduan inersia yang diperbarui memberikannya CEP 120 m.

Minuteman III membawa muatan MIRV dengan masing-masing dipersenjatai dengan hulu ledak nuklir dengan kekuatan destruktif antara 300 sampai 500 kT. Rudal ini juga membawa alat bantu penetrasi untuk melawan sistem pertahanan rudal musuh.

Kesimpulan

Dalam hal jangkauan Minuteman III memang lebih jauh daripada SS-18, tetapi jarak tempuh 11.000 juga sudah jauh lebih cukup untuk menyerang Amerika dari wilayah Rusia. Sementara CEP hampir sama, tetapi bagi rudal nuklir, meleset 200 meter bukan masalah karena tetap saja akan sama menghancurkan.

Kekuatan ledakan, daya lempar dan kecepatan yang membuat Minuteman akhirnya memang masih ada di bawah SS-18.  Tetapi Minuteman III cukup gesit dan memiliki jangkauan terpanjang. Dan dengan jumlahnya yang begitu banyak menjadikannya sebagai kekuatan yang sangat mematikan.

Jumlah rudal Satan yang beroperasi terus menurun karena usianya. Rudal yang usianya melewati masa operasional  telah ditarik. Saat ini diperkirakan ada total 58 rudal R-36M2 yang dikerahkan oleh Pasukan Rudal Strategis Rusia.