Samsung Bawa Kamera Belakang 64 MP untuk Galaxy Note 10 ?


Kamera beresolusi 48 MP di bodi belakang ponsel Anda akan menjadi tren yang usang. Pagi ini, Samsung meluncurkan sensor Samsung ISOCELL Bright GW1 64 MP dengan ukuran pixel 0,8μm, terkecil yang tersedia di pasaran saat ini.

Selain itu, Samsung juga telah memperkenalkan versi 48 MP, ISOCELL Bright GM2. Perangkat ini juga membawa ukuran piksel 0,8μm yang memberikan Samsung berbagai sensor mulai 20 MP hingga 64 MP dalam jajaran 0.8μmnya.

Laman Phone Arena menyebutkan, teknologi Samsung ISOCELL pertama kali diperkenalkan oleh Samsung pada 2013. Perusahaan ini meluncurkan sensor gambar 1,0μm-pixel pada 2015 dan sensor 0,9μm-pixel dua tahun kemudian.


Ukuran piksel yang lebih kecil memungkinkan produsen untuk membangun modul kamera yang lebih kecil. Atau menekan lebih banyak piksel ke dalam desain saat ini supaya memungkinkan pengguna mendapatkan fotografi berkualitas tinggi.

Menurut pabrikan, menggunakan sensor 64 MP akan menghasilkan gambar "sangat detail" dalam pengaturan yang cerah. Dengan menggabungkan empat piksel menjadi satu, sensor juga dapat menghasilkan gambar 16 MP saat digunakan dalam kondisi kurang cahaya.

Sensor GW1 mendukung rentang dinamis tinggi real-time (HDR) hingga 100-desibel (dB) dibandingkan dengan 60-desibel yang ditemukan pada sensor konvensional dan 120 desibel untuk mata manusia. Keuntungannya adalah gambar dapat diproses dengan "corak yang lebih kaya".

Sensor ini juga menyertakan "Super PD" yang merupakan teknologi pendeteksian fase fokus otomatis (PDAF) kinerja tinggi. Sejauh menyangkut video, sensor GW1 dapat merekam dalam kapasitas 1080p (FHD) pada 480fps. Samsung mengatakan ini memungkinkan komponennya untuk mendukung "video gerakan lambat sinematik yang halus".

"Selama beberapa tahun terakhir, kamera ponsel telah menjadi instrumen utama untuk merekam dan berbagi momen sehari-hari kita. Dengan lebih banyak piksel dan teknologi piksel canggih, Samsung ISOCELL Bright GW1 dan GM2 akan membawa tingkat fotografi baru ke perangkat seluler tercanggih saat ini yang akan meningkatkan dan membantu mengubah cara kita merekam kehidupan sehari-hari kita," kata Yongin Park, Wakil Presiden Eksekutif Bisnis Sensor Samsung Electronics.


Sensor mana pun dapat digunakan untuk Samsung Galaxy Note 10 mendatang. Baik 64 MP GW1 dan 48 MP GM2 tengah diambil sampelnya dan mulai diproduksi massal pada paruh kedua tahun ini.
Apa artinya? Ini berarti salah satunya dapat ditemukan di bagian belakang Samsung Galaxy Note 10. Publik bisa melihat yang terbaru di peluncuran Galaxy seri Note pada Agustus mendatang dengan dukungan empat model terpisah.

Kemungkinan ada dua unit yang mendukung konektivitas LTE yang membawa layar berukuran 6,28 inci dan 6,75 inci. Sedangkan dua model lainnya adalah 5G dengan ukuran layar yang sama.

Saat ini, model andalan terbaru Samsung menampilkan pengaturan tiga kamera dengan sensor 12 MP, sensor 12 MP lainnya dengan zoom optik 2x dan sensor 16MP dengan kemampuan Ultra-wide. 


Galaxy S10 5G menambahkan sensor Time-of-Flight (ToF) yang menggunakan cahaya inframerah. Lampu diatur waktunya saat memantul subjek dan kembali ke ponsel. Data ini digunakan untuk membuat perhitungan kedalaman yang lebih akurat untuk efek bokeh dan aplikasi AR.

Sensor 48 MP GM2 adalah sekuel sensor 48 MP pertama Samsung, yakni GM1, yang diperkenalkan pada Oktober lalu. Sensor itu digunakan pada mid-ranger Samsung Galaxy A80, slider yang menggunakan pengaturan tiga kamera berputar.

Dengan pengumuman hari ini, industri bisa melihat Samsung menantang Sony di segmen pasar ponsel cerdas. Di mana Sony mendominasi selama beberapa tahun belakangan.

Perusahaan telah menyediakan sejumlah komponen untuk produsen hanphone pintar mulai dari tampilan hingga chip memori dan banyak lagi. Sebagai hasilnya, Samsung dapat mengambil manfaat dari menggabungkan prosesor gambar barunya dengan bagian lainnya untuk menyediakan komponen-komponen ini dengan harga lebih murah.

(mim)