Hyundai Gabungkan Tenaga Surya dengan Hybrid di Sonata


Hyundai Sonata tercatat memegang gelar mobil sedan terlaris di korea Selatan. Pasalnya Sonata berdesain Eropa dengan harga terjangkau menjadikannya salah satu model Hyundai paling populer saat ini.

Varian hibrida untuk Sonata baru ini tampaknya dilengkapi dengan atap tenaga surya untuk menambah jarak tempuh tanpa gunakan BBM. Tidak ada banyak informasi tentang atap tenaga surya, tetapi hibrida ini menggunakan mesin 2.0L dengan motor listrik untuk memberikan kekuatan gabungan 192 hp.

Jika dilihat pada Hyundai Sonata 2015, varian terdahulu lebih panjang 35 mm dan lebih lebar 30 mm dari generasi sebelumnya. Hyundai Sonata 2015 ini telah menerima perubahan ke arah yang lebih mewah dengan meminjam isyarat dari Hyundai Genesis untuk menciptakan penampilan yang lebih canggih.


Pihak Hyundai mengklaim, Sonata memiliki 41 persen torsi lebih besar dan 35 persen dimensi yang lebih besar, dengan serangkaian pengujian yang dilakukan di berbagai belahan dunia termasuk sirkuit Nurburgring di Jerman dan Mojave Proving Ground di California.

Mobil ini memiliki dimensi keseluruhan sebesar 4.855 panjang, lebar 1.865 mm, dan tinggi 1.475 mm, dengan panjang wheelbase 2.805 mm. Mobil ini dapat dilengkapi dengan berbagai ukuran velg mulai 16 inci sampai 18 inci, dengan suspensi depan MacPherson strut dan multi-link di belakang.

Seperti dilansir Moto1, untuk urusan daya gedor mobil ini akan dipersenjatai dengan tiga pilihan mesin yaitu mesin berkapasitas 2,0 liter CVVL bertenaga 168 HP dan torsi maksimal 201 Nm, mesin 2,4 liter GDi bertenaga 193 HP dan torsi maksimal 247 Nm, dan mesin berkapasitas 2,0 liter LPi bertenaga 151 HP dengan torsi maksimal sebesar 194 Nm.

Mesin ini akan mengirimkan daya melalui penggerak roda depan yang dipadukan dengan transmisi manual enam percepatan atau girbox enam percepatan otomatis.