Mafia Australia 'King Kong' Tewas di Jalanan Kamboja


Seorang pengedar narkoba terkemuka asal Australia yang dikenal sebagai "King Kong" ditemukan tewas di sebuah jalan di Kamboja. Gembong narkoba yang bernama asli Alan Rolf Jensen ini pernah ditangkap di Kamboja pada tahun 2013 karena menjual "narkoba es" dan ganja.

Jensen, 54, asal Melbourne ditemukan tewas pada Minggu pagi di sebuah jalan di Khan Daun Penh, dekat bar dan restoran populer di Ibu Kota Kamboja, Phnom Penh.

Jensen, seperti dikutip news.com.au, Senin (22/7/2019), adalah pengunjung reguler Kamboja dan telah tinggal di sekitar Walkabout Hotel.


Polisi Kamboja melaporkan bahwa pria Australia yang tewas itu memang sosok yang dikenal oleh rekan-rekannya sebagai "King Kong". Menurut polisi dia menjual narkoba di sepanjang tepi sungai Tonle Sap yang populer di Phnom Penh.

Sosok "King Kong" ini pernah menjalani sidang sebulan di pengadilan Phnom Penh tahun 2013. "Dia adalah seorang distributor narkoba aktif yang sering menjual narkoba kepada orang asing di wisma tamu, kelab malam dan restoran di sepanjang tepi sungai di distrik Khan Daun Penh," kata Kolonel Khen Sovann, wakil komandan polisi kota Phnom Penh pada saat itu.

Setelah penangkapannya pada 2013, Jensen menghabiskan akhir pekan di sel di penjara Prey Sar di pinggiran ibu kota setelah polisi menemukan ganja, metamfetamin, dan peralatan nakorba di tempat tinggalnya.

"Jensen dulu membawa narkoba untuk dijual ke orang asing di bar dan kelub malam," kata seorang perwira polisi militer setempat.

Kepolisian Kamboja mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka akan menyelidiki lebih lanjut penyebab kematian Jensen. Belum diketahui penyebab kematian gembong narkoba tersebut.