Daftar Merek Mobil yang Paling Mudah Dibawa Kabur Maling


Inggris dan Amerika Serikat mengumumkan daftar merek mobil yang paling mudah dang sering dibawa kabur maling, baik mobil dengan kunci konvensional atau kuncil digital (Keyless) dan Ford memuncaki daftar merek mobil paling dicuri.

Bahkan Pusat penelitian otomotif independen, Thatcham Research menemukan bahwa beberapa kendaraan baru di pasar rentan terhadap pencurian oleh penjahat yang dikendalikan dari jarak jauh.

Seperti dilansir dari Daily Mail, Selasa (20/8/2019) David Jamieson, Komisaris Polisi dan Kejahatan di kawasan di West Midlands sejauh tahun 2019 sebanyak 1.,557 naik tiga kali lipat dari 489 pada 2015.


Bahkan Jamieson telah merilis daftar merek dengan sistem keamanan terburuk, di mana kunci digital tak mampu mencegah pencurian tanpa kunci

Sementara untuk mereek Mercedes mengalami peningkatan yang lebih mengkhawatirkan, dengan 529 dicuri sejauh tahun ini, dibandingkan dengan pada 2015 sebanyak 114 unit.

Menanggapi hal itu juri bicara Ford berkata: "Kami memiliki keamanan baru pada Fiesta dan Fokus keyless fobs yang memblokir peretasan ilegal."

Bahkan Audi berkata: "Kami terus berupaya meningkatkan langkah-langkah keamanan kami."

Di antara merek mobil yang lemah dalam menggunakan sandi keyless entry adalah Ford, Mercedes-Bend, Audi, Volkswagen, Skoda, Citroen, Fiat, dan Volvo. Bahkan Ferrari juga disebut.

Volkswagen termasuk produsen dengan model yang menggunakan sandi lemah terbanyak dibanding produsen lainnya, yakni 29.

Para ahli mendapati komunikasi antara mobil dan transponder mudah diintersepsi. Dengan begitu, kombinasi sandi bisa diturunkan menjadi 200 ribu kemungkinan. Dari situ, alat peretas otomatis tinggal bekerja untuk mencari satu dari 200 ribu kemungkinan sandi dalam waktu setengah jam. Jika sudah ditemukan, pintu mobil akan terbuka dan mesin bisa menyala.


Kerja keras dari Garcia dan rekan-rekannya selama dua tahun melakukan penelitian berbuah tuntutan dari VW. Namun mereka memenangkan gugatan dan berhak mempublikasikan hasil temuan itu ke punbik. Garcia dan dua rekannya, Baris Ege dan Roel Verdult, mempresentasikan hasil temuan mereka di Washington, Amerika Serikat.

VW menungungkapkan sangat sulit dan kompleks untuk bisa meretas kode keyless entry. VW menilai hal ini tidak akan bisa dilakukan kecuali oleh para sindikat kejahatan yang terlatih.

"Dalam semua aspek keamanan kendaraan, baik dari sisi mesin dan elektronik, VW sudah bersusah payah untuk menjamin keamanan produk melawan para peretas," demikian pernyataan pihak VW.