Bantu Polisi Buru Pembunuh, Kakolot Baduy Gunakan Ilmu Batin


Para pimpinan adat Baduy meminta kepada pihak kepolisan agar segera menangkap pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap warganya bernama Sawi (13). Bahkan, para pimpinan berusaha membantu mencari pelaku secara batin.

"Sampai mana pun harus sampai ketemu pelakunya. Kami di sini bersama para kakolot berupaya batinnya sampai ada titik temu (siapa pelakunya)," kata Kepala Desa Baduy Jaro Saija, Minggu (1/9/2019).

Menurutnya, dengan adanya kasus pembunuhan yang disertai pemerkosaan para pimpinan adat mengecam. Apalagi, kasus seperti itu baru pertama kali terjadi kepada warga Baduy.

"Kejadian model begini itu bukan kejadian biasa tapi kejadian luar biasa. Memang mesyarakat baduy dan kami sebagai desa merasakan ngeri, soalnya yang ngelakuin seperti itu bukan pikiran manusia tapi pikiran setan," ujarnya.


Untuk saat ini, pihak kepolisan dari Polda Banten dan Polres Lebak masih terus melakukan penyelidikan guna menangkap pelaku pembunuhan sadis terhadap warga Karakhal, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar itu.

Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto mengaku sudah lima orang saksi yang dimintai keterangan. Termasuk keluarga korban dan warga sekitar gubug yang menjadi lokasi tewasnya Sawi dengan luka di wajah, kepala, bahu dan lengan. "Berdasarkan informasi, kasus seperti ini memang baru pertama kali terjadi dan dialami oleh warga Baduy," pungkasnya.