Mengapa Sendi Bergemeletuk Saat Diregangkan?

Mengapa Sendi Bergemeletuk Saat Diregangkan? (Foto: Wikimedia)

Jakarta - Ketika kelelahan, seringkali seseorang meregangkan sendi hingga membuat bunyi gemeletuk yang khas. Apa yang sebenarnya yang menyebabkan bunyi itu?
Fenomena sendi berbunyi disebut kavitasi. Baik sendi di lutut, pergelangan kaki, buku-buku jari di leher, tangan dan punggung bawah semuanya dapat berbunyi.
Sendi adalah pertemuan antara dua tulang yang terpisah, namun terikat oleh jaringan ikat dan ligamen. Sendi dikelilingi oleh cairan synovial yang berfungsi untuk melumasi persendian.
Namun ketika seseorang meregangkan tubuh atau tulangnya ditekuk, tulang-tulangnya memisah sehingga kapsul jaringan ikat yang mengelilingi sendi ikut meregang. Peregangan menyebabkan volume kapsul meningkat sehingga tekanan dari cairan synovial menurun, gas-gas terlarut yang terdapat dalam cairan synovial akan menjadi terlarut lagi dan membentuk gelembung melalui proses yang disebut kavitasi.
Ketika sendi diregangkan cukup jauh, tekanan dalam kapsul turun rendah, sehingga gelembung ini pecah dan menimbulkan bunyi bergemeletuk.
Uniknya, kita merasa lebih rileks ketika mendengar sendi berbunyi. Ini karena ketika sendiri dimanipulasi, organ-orang tendon golgi ikut dirangsang dan menyebabkan otot yang berada di sekitar sendi menjadi rileks. Namun Anda perlu berhati-hati meregangkan sendi karena adanya saraf yang berada di sekitarnya. Demikian dikutip dari 'Kisah 1001 Fakta Sains Tersuper di Dunia'.