Polisi Pastikan Gatot Brajamusti Tak Miliki Izin Pemeliharaan Elang Jawa

Polisi saat menyerahkan barang bukti berupa harimau sumatera yang telah diawetkan dan elang jawa yang didapati dari rumah Gatot Brajamusti ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam DKI Jakarta pada Senin (29/8/2016) di Mapolda Metro Jaya. (Foto: Akhdi Martin Pratama)

Jakarta - Polisi menggeledah kediaman Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (29/8/2016). Dari kediaman Gatot itu, polisi menemukan kristal putih dalam plastik dan pil yang diduga narkoba, sejumlah alat isap, beberapa senjata api berikut amunisi, dan sejumlah hewan yang dilindungi. 

Kasubdit Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Sutarmo mengatakan kepolisian masih mendalami kasus ini dan salah satu hasilnya dapat memastikan Gatot tidak mengantongi izin memelihara elang jawa dan memiliki harimau sumatera yang diawetkan.

"Kami pastikan yang bersangkutan itu tidak punya izin memelihara elang jawa dan punya harimau sumatera yang telah dikeringkan," ujar Sutarmo, di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/8/2016). 

Sutarmo menjelaskan, kedua hewan tersebut merupakan hewan yang dilindungi. Untuk itu, tidak mungkin Gatot memiliki izin kepemilikan hewan tersebut. 

"Itu jenis hewan yang dilarang untuk dipelihara. Jadi tidak ada istilah dia punya izin," ucapnya. 

Sutarmo menuturkan, berdasarkan keterangan saksi, Gatot diketahui sudah lima tahun memiliki harimau sumatera yang telah diawetkan. Sementara itu, untuk elang jawa, Gatot telah memeliharanya sejak 2013. 

Atas kepemilikan hewan yang dilindungi tersebut, Gatot terancam hukuman pidana perlindungan satwa yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Adapun ancaman hukumannya paling lama lima tahun penjara atau denda paling banyak Rp 100 juta.

Penggeledahan di Kebayoran Lama merupakan buntut dari penangkapan di Mataram. Gatot ditangkap di sebuah kamar hotel di Mataram, NTB, pada Minggu (28/8/2016) malam. Saat ditangkap, Gatot diduga sedang pesta narkoba. 

Pria yang akrab disapa Aa Gatot itu ditangkap bersama istrinya, Dewi Aminah. Saat penggerebekan itu dilakukan, polisi menemukan satu plastik klip berisi sabu, alat pengisap sabu, pipet kaca, sedotan, korek gas, serta dompet berisi uang dan kartu identitas.