2 Alasan Gerindra Tak Akan Usung Anies Baswedan Jadi Capres 2019

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberikan potongan tumpeng ke Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam Hari Ulang Tahun ke-10 Tahun yang digelar di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Sabtu (10/2).

Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan tidak ada peluang bagi Anies Baswedan untuk mendapatkan dukungan sebagai calon presiden dari partainya. Tekad Gerindra sudah mantap untuk mengusung sang Ketua Umumnya, Prabowo Subianto.

"Partai Gerindra tetap 100% mendukung Prabowo untuk menjadi Capres 2019. Menurut saya tidak ada peluang untuk menggeser dukungan tersebut pada Anies Baswedan," kata Dasco dalam keterangannya, Minggu (8/7/2018).

Dia menjelaskan, dua alasan mengapa tidak mungkin Gerindra mengalihkan dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta itu. Pertama, partai berlambang kepala garuda itu sudah memberikan mandat resmi melalui Rapimnas kepada Prabowo Subianto.

"Dukungan tersebut merupakan mandat resmi dari seluruh kader Gerindra di semua tingkatan yang disampaikan pada Rapimnas bulan April lalu secara bulat dan tegas," jelasnya.

Alasan kedua, Prabowo dianggap sebagai satu-satunya penantang terkuat untuk melawan petahana Jokowi. Dasco mengatakan hasil Pilkada Jawa Tengah dan Jawa Timur suara kepada pasangan yang diusung Gerindra meroket. Hal itu membuktikan betapa besarnya dukungan masyarakat kepada Prabowo.

"Saat ini penantang Jokowi terkuat adalah Pak Prabowo. Hasil Pilkada Jateng dan Jabar dimana suara paslon yang didukung Gerindra meroket adalah gambaran betapa besarnya dukungan masyarakat pada Pak Prabowo, sehingga secara realistis tidak ada lawan lain yang setangguh Pak Prabowo," ujar Dasco.

Kerendahhatian Prabowo

Sebelumnya, Anies Baswedan diisukan berniat maju sebagai capres di 2019. Mantan menteri pendidikan itu bahkan sudah menemui Prabowo untuk meminta restu.

Dasco menyebut pemberitaan soal Prabowo bersedia memberikan dukungan, hanya bentuk kerendahhatian mantan Danjen Kopassus itu.

"Adapun berita di media massa yang menyebutkan Pak Prabowo bersedia mendukung Anies saya kira hanya bentuk kerendahhatian Pak Prabowo. Intinya Beliau ingin adanya perbaikan di negeri ini," Dasco memungkas.