Dengan Kecepatan Tinggi, Laba-Laba Unta Habisi Kaki Seribu

Laba-laba unta bergulat dengan kaki seribu
KOMPAS.com - Alam liar di Afrika biasanya dikenal dengan kebuasan singa, macan tutul atau cheetah. Namun, sebuah video menunjukkan ada pemburu kecil di kawasan ini yaitu laba-laba unta. Dalam video tersebut, laba-laba unta sedang bergulat dengan seekor kaki seribu.

Video yang diambil oleh Guy Brunskill ini memperlihatkan kecepatan laba-laba unta menghabisi mangsanya, meski melalui pertarungan yang alot. Bukan Laba-laba Laba-laba unta juga sering disebut dengan kalajengking angin.

Meski punya nama laba-laba dan kalajengking, hewan ini sebenarnya bukan laba-laba maupun kalajengking. Ia sebenarnya termasuk dalam kelompok arakhnida yang dikenal sebagai solpugids. Bedanya dengan laba-laba, hewan ini tidak bisa memintal jaring.

Hewan ini juga tidak memproduksi racun seperti kalajengking. Sebaliknya, hewan ini dianugerahi kecepatan bergerak hingga 16 kilometer per jam.

Tapi kecepatan bukanlah satu-satunya keunggulan hewan ini. Senjata andalan hewan ini adalah rahang yang seperti gergaji.

Rahang ini bisa mencapai sepertiga panjang tubuhnya dan "dihiasi" dengan taring tajam yang membuatnya bisa menembus badan mangsa.

Dalam Video Laba-laba unta dalam video itu menggunakan kecepatannya untuk menyergap mangsanya.

Begitu memiliki pegangan yang cukup, ia menggunakan rahangnya untuk membunuh mangsa.




Dibandingkan dengan laba-laba unta tersebut, lipan justru dalam posisi tidak menguntungkan. Satu-satunya cara untuk kaki seribu tersebut bertahan hidup adalah meringkuk seperti bola.

Cara ini membuat laba-laba unta kesulitan memenggal lipan tersebut. Selain itu, pertahanan yang dimiliki lipan adalah mengeluarkan cairan berbau busuk.

" Kaki seribu telah belajar bahwa agar tetap hidup, mereka harus menggulung diri untuk menjauhkan kepala dari rahang si predator," kata Alberto Borges.

Sayangnya, strategi itu tidak menghentikan laba-laba unta dalam video tersebut. Mirip Singa Laba-laba unta mirip dengan singa karena lebih suka membunuh mangsa sebelum memakannya.

Setelah mangsanya mati, laba-laba unta akan mengisi rongga tubuh korbannya dengan cairan pencernaan. Hal ini dilakukan agar mengubah isi tubuh mangsa menjadi "bubur".

Bubur inilah yang nantinya diisap oleh laba-laba. Momen Langka Peristiwa yang berhasil direkam ini merupakan salah satu momen langka di alam liar.

Pasalnya, laba-laba unta dikenal bergerak dengan sangat cepat. Kecepatan hewan ini bukan tanpa alasan, di habitatnya, ia harus bersaing dengan kalajengking, kelabang raksasa, laba-laba serigala, hingga tarantula sebagai predator puncak.

"Oleh karena itu, ia harus mengonsumsi makanannya dengan sangat cepat untuk menghindari kehilangan makanannya akibat diambil pesaing," ujar Borges.

Selain itu, laba-laba unta masih menjadi salah satu hewan misterius bagi para peneliti. Itu karena hewan ini tinggal di daerah yang tidak ramah dan menghabiskan hidupnya di bawah tanah.