Inikah Tanda Jika Demokrat Bakal Dukung Jokowi di Pilpres 2019?

Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan antara Jokowi dan Ketum Partai Demokrat itu berlangsung pada pukul 14.09 WIB. (Laily Rachev / Biro Pers Setpres)

Ketua Umum PPP M Romahurmuziy menilai belum ada tanda-tanda Partai Demokrat bergabung ke koalisi Partai Gerindra di Pilpres 2019. Menurutnya, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu bakal ikut koalisi PDIP yang mengusung Joko Widodo atau Jokowi.

"Saya melihat belum ada tanda-tanda itu. Tanda-tanda yang jelas justru Demokrat merapat ke Pak Jokowi," ujar Romahurmuziy di kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).

Sinyal tersebut menurut pria yang kerap disapa Rom ini muncul karena ada pertemuan antara Jokowi dengan SBY. Dia mengatakan saat bulan Ramadan dan sebelumnya, keduanya bertemu beberapa kali.

"Itu yang saya lihat karena beberapa kali pertemuan antara Pak SBY dengan Pak Jokowi sudah berlangsung baik bulan Ramadan maupun sebelum Ramadan," imbuhnya.

Sementara itu, Demokrat sendiri baru akan melakukan pembahasan terkait Pilpres 2019 dengan Gerindra, siang ini. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menuturkan majelis tinggi melakukan pertemuan di kediaman SBY kawasan Kuningan, pukul 14.00 WIB.

Romi yakin jika Partai Demokrat mengumumkan arah dukungannya nanti, hal itu sudah dibicarakan langsung dengan Jokowi. "Yang pasti kalau itu diumumkan, pasti sudah ada pembicaraan antara Pak SBY dengan Pak Jokowi sebelumnya," tandas Romi.