Kebakaran Yunani yang Tewaskan 83 Orang Diduga Disengaja

Kota pesisir Mati, di sebelah tenggara Athena, adalah daerah terdampak kebakaran paling parah (Reuters)
Ada "indikasi serius" bahwa kebakaran yang menewaskan sedikitnya 83 orang di dekat Athena awal pekan ini bermula dari aksi yang disengaja, sebut Menteri Perlindungan Warga,NikosToskas.
Api berkobar pada Senin (23/7) dan merembet ke sejumlah desa pesisir yang populer di kalangan wisatawan.

Selain mengakibatkan puluhan orang tewas, 60 lainnya masih dirawat di rumah sakit dan 11 orang di antara mereka masuk ruang perawatan intensif. Adapun puluhan orang lainnya belum ditemukan.

Sebagian besar korban terjebak di lereng tebing saat kobaran api semakin menyebar lantaran kecepatan angin mencapai 120 kilometer/jam.

Beberapa penyintas diselamatkan di laut, namun puluhan orang tidak mampu mencapai perairan.

Toskas mengatakan kebakaran yang menyebar di dekat Athena beberapa jam sebelumnya awalnya disengaja.

Memperparah keadaan, "kondisi cuaca" di wilayah terdampak kebakaran tergolong "ekstrem lantaran perubahan iklim".

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Yunani, Panos Kammenos, mengungkap kepada BBC bahwa pembangunan ilegal turut berkontribusi pada terjadinya bencana itu.

Menurutnya, bangunan warga di antara kawasan pepohonan adalah "kejahatan" karena menghalangi rute darurat.

"Ini kejahatan masa lalu. Pesisir Athena, semua bangunan ini, mayoritas tidak berizin dan didirikan di pesisir tanpa aturan," ujarnya.

Kammenos menghadapi sejumlah warga yang marah ketika dia berkunjung ke wilayah yang terpapar kebakaran pekan ini.