Menang Piala Dunia, Mbappe Donasikan Bonus Senilai Rp 7,1 Miliar

Striker Timnas Prancis Kylian Mbappe Prancis merayakan trofi Piala Dunia 2018. Prancis mengalahkan Kroasia 4-2 pada laga final di Stadion Luzhniki, Moskow, Minggu (15/7/2018). (Foto AP / Matthias Schrader)
Di tengah kesuksesannya mengantarkan Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018, Kylian Mbappe ternyata tidak pernah melupakan masa kecilnya yang sangat kesulitan secara finansial. Karenanya, dia akan mendominasikan USD 500 ribu atau Rp 7,1 miliar dari seluruh pendapatannya di ajang internasional tersebut untuk amal. (USD 1 = Rp 14.382)

Melansir laman CNBC, Selasa (17/7/2018), Mbappe berlatih sepakbola sejak masih kanak-kanak. Dia tinggal di lingkungan keluarga miskin dan hidup seadanya. Di kamarnya terpampang poster pemain sepakbola idolanya, Christiano Ronaldo.

Di usianya yang baru 19 tahun, Mbappe menjadi pemain termuda di gelaran Piala Dunia 2018. Pria muda tersebut kini menghasilkan sekitar USD 22.300 atau Rp 320,7 juta dari setiap pertandingan yang dimainkannya di Piala Dunia 2018.

Jumlah tersebut belum termasuk bonus sebesar USD 350 ribu atau sekitar Rp 5,03 miliar karena berhasil memenangkan final akhir pekan lalu. Angka tersebut mungkin hanya pecahan kecil dari total gajinya selama ini.

Di timnya, Paris-Saint Germain (PSG), Mbappe mendapatkan gaji senilai USD 1,7 juta atau Rp 24,5 miliar per bulan. Meski begitu, jumlah USD 500 ribu yang disumbangkannya sangat berarti bagi Premiers de Cordees, asosiasi yang mengatur ajang olahraga untuk anak-anak penyandang disabilitas.

"Kylian, dia orang yang hebat. Saat ada waktu luang, dia akan datang berbagi kebahagiaan. Dia memiliki hubungan yang sangat baik dengan anak-anak dan selalu memiliki kata yang tepat untuk memotivasi mereka," papar Manajer Premiers de Cordee Sebastien Ruffin.

Dia secara resmi bergabung dengan PSG dengan bayaran melambung hingga USD 217 juta atau Rp 3,1 triliun. Itu merupakan honor tertinggi kedua sepanjang masa. Rekor tertinggi masih dipegang rekan satu klubnya, Neymar.

Mbappe telah membuktikan keandalannya bertanding sejak melawan Argentina di babak penyisihan. Dia berhasil meraih tendangan penalti setelah menunjukkan kecepatan menggiring bola yang luar biasa.

Dia lantas berhasil mencetak dua gol, menjadi remaja pertama yang berhasil mencetak lebih dari satu gol di babak penyisihan Piala Dunia. Seperti apa yang dilakukan Pele pada 1958.

Mbappe juga menunjukkan permainan yang mengagumkan di dalam klubnya. Dia memberikan 13 gol dan 7 umpan gol pada 28 League.