Klub Sepak Bola Ini Jual 18 Pemain buat Beli Kambing

Ilustrasi kambing (iStock)
Nasib miris sebuah klub sepak bola tak hanya terjadi di Indonesia. Sebuah kisah pilu dialami klub sepak bola kecil dari Turki, Gulspor.

Klub ini menjual 18 pemainnya untuk membeli 10 ekor kambing sebagai investasi. Klub sepak bola ini ingin menggenjot pendapatan dari penjualan susu dan daging.

Dilansir dari Oddity Central, Presiden Gulspor, Kenan Buyukleblebi, mengatakan, keputusan ini disebabkan oleh klub yang kekurangan dana. Tak ada dana pemerintah atau investasi dari sponsor untuk membesarkan klub. Bahkan, mereka tak punya dana untuk tampil di liga rendah.

“Kami harus memiliki pendapatan konstan,” kata Kenan kepada CNN Turki.

Jangan bayangkan penjualan belasan pemain itu mendatangkan uang miliaran rupiah apalagi triliunan.Dari 18 pemain yang dilego itu, pengelola klub hanya dapat 15 ribu lira atau sekitar Rp 35,63 juta.

Dari penjualan itu, klub membeli kambing. Kenan memperkirakan bisnis susu dan daging kambing ini akan memberikan keuntungan tahunan sebesar 4 ribu—5 ribu lira (Rp 9,5 juta—Rp 11,87 juta). Beberapa tahun ke depan, kambing-kambing ini akan beranak pinak menjadi 140 ekor.

“Kami memerlukan dana untuk investasi kepada anak-anak,” kata dia.

Memang terdengar lucu. Klub sepak bola menjual pemainnya hanya untuk kambing.Tapi, ada bagian yang menyedihkan.

Mirisnya, Gulspor ini merupakan salah satu klub sepak bola tertua di Turki. Klub ini didirikan pada 1954. Kini, klub tersebut harus bertahan hidup dari kambing-kambing.