Seluruh Rumah Menteri Bakal Gunakan Listrik Tenaga Surya

Seorang petugas memeriksa panel surya di kantor Kementrian ESDM, Jakarta, Rabu (2/3/2016). Dalam APBN 2016, Kementerian ESDM mengalokasikan dana sebesar Rp 1,4 triliun untuk pengembangan aneka energi terbarukan. (Gempur M Surya)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebutkan bahwa saat ini Indonesia sudah memiliki teknologi energi terbarukan. Namun ternyata sejauh ini pemanfaatan energi baru terbarukan tersebut belum maksimal dan justru lebih senang impor.

"Ada yang dari angin, solar panel, kemudian biodiesel, kan bio kita besar tapi selama ini enggak kita gunakan. Kita ini gimana ya, menurut saya selalu senang impor," kata dia di kantornya, Jumat (3/8/2018).

Luhut mengungkapkan, saat ini Kemenko Maritim tengah membuat program yang mengharuskan rumah para menteri menggunakan listrik dari energi terbarukan yaitu listrik tenaga matahari atau solar panel yang dipasang di atap.

"Jadi ada yang sudah nawarin tuh, rumah-rumah menteri mau dipasang solar panel. Kan bisa hemat listrik banyak," ujarnya.

Kendati demikian, Luhut mengaku belum mengetahui persis terkait aturan solar panel tersebut. Sebab, aturannya masih digodok di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Mungkin ESDM lagi bikin aturannya. Saya belum lihat." tutup dia.