Robot Bakal Gantikan Separuh Pekerjaan Manusia pada 2025

Ilustrasi Robot (iStockPhoto)
Prediksi mengenai fungsi robot yang kian canggih di masa depan, memang sudah banyak dibahas.

Terbaru, ada laporan dari World Economic Forum (WEF) yang menyebut robot ternyata dapat menggantikan hampir separuh pekerjaan.

Dikutip dari The Guardian, Kamis (20/9/2018), menurut WEF, ada 133 juta pekerjaan yang tercipta karena perkembangkan teknologi. Namun, 75 juta pekerjaan tersebut tidak akan dilakukan oleh manusia.

Laporan WEF ini menunjukkan bahwa teknologi baru seperti robot, memiliki kemungkinan mengganggu dan menciptakan pekerjaan baru.

Fase ini sama seperti saat adanya industri revolusi yang dimulai dengan mesin uap dan listrik.

Adapun studi dilakukan dalam bentuk survei kepada sejumlah eksekutif perusahaan yang mewakili 15 juta pekerja dari 20 negara berbeda.

Kendati demikian, Ketua WEF Klaus Schwab menyebut laporan tersebut bukan merupakan kesimpulan terakhir.

Oleh sebab itu, laporan ini mengungkap ada tantangan mendesak bagi pekerja untuk melakukan pelatihan ulang, termasuk membuat perlindungan bagi pekerja yang kemungkinan terancam.

"Ini adalah seruan untuk pemerintah, pebisnis, pendidik, dan pribadi untuk sama-sama mengambil keuntungan dari kesempatan yang makin cepat tertutup untuk menciptakan masa depan pekerjaan yang lebih baik untuk semua," tulis Schawab dalam studi tersebut.

Laporan juga sejalan dengan sejumlah pernyataan petinggi perusahaan yang mengklaim lebih dari setengah pekerjaan di dalam perusahaannya dapat digantikan robot pada 2025.

Beberapa pekerjaan yang dimaksud adalah akuntan dan layanan data kepegawaian.

Sebelumnya, WEF juga sempat merilis laporan dengan hasil serupa pada tahun lalu. Saat itu, laporan menyorot otomatisasi yang terjadi di sejumlah industri akan mengancam pekerja di bidang pertambangan hingga perusahaan teknologi informasi.