Keluarga Jalani Tradisi Jawa Jelang Pemakaman Istri Indro Warkop

Kenal dekat, Pandji Pragiwaksono menggambarkan rasa cinta Indro Warkop pada istri. (instagram/indrowarkop_asli)
Jenazah istri Indro Warkop, Nita Octobijanthy, telah selesai disalatkan. Jenazah diberangkatkan dari rumah duka menuju TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Sebelum jenazah istri Indro Warkop diberangkatkan, keluarga sempat menjalani tradisi Jawa, brobosan. Melalui tradisi tersebut, keranda jenazah istri Indro Warkop diangkat. Kemudian, anak-anaknya bersama dengan Indro Warkop mengelilingi kolong keranda jenazah Nita Octobijanthy.

Tradisi tersebut dipercaya memiliki makna untuk meninggikan derajat jenazah. Setelah itu, jenazah istri Indro Warkop baru dimasukkan ke dalam ambulans.

Selama prosesi tersebut, putri kedua Indro Warkop, Satya Paramita Hadapan Dwinita yang akrab disapa Hada, tak sanggup menahan tangis histerisnya. Saat itu pula Indro Warkop berusaha menenangkan Hada.

Saat diberangkatkan, jenazah dikawal oleh beberapa polisi dan rombongan pengendara moge. Jenazah dikebumikan di Blok AA II, TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Seperti diketahui, Istri Indro meninggal dunia karena kanker paru-paru yang diidapnya. Nita mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan, pada Selasa, 9 Oktober 2018 malam.