Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sasar Pangkalpinang

Pengendara motor menerjang hujan dan angin kencang yang dibawa Topan Mangkhut di Manila, Filipina (15/9). Topan Mangkhut menghantam pantai timur laut Filipina pada Sabtu pagi menghancurkan sebagian wilayah di negara tersebut. (AP Photo/Bullit Marquez)
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Kota Pangkalpinang memprakirakan wilayah Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Bangka di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berpotensi hujan disertai petir pada Minggu (7/10).

"Hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang berpeluang terjadi di wilayah Muntok Kabupaten Bangka Barat dan Belinyu Kabupaten Bangka terutama pada siang sampai sore hari," ujar prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Kota Pangkalpinang, Evi Diana P di Pangkalpinang, Sabtu 6 Oktober 2018.

Selain di Muntok dan Belinyu, hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang juga berpotensi terjadi di wilayah Jebus Kabupaten Bangka Barat terutama pada siang sampai sore hari.

Secara umum cuaca di daratan Provinsi Kepulauan Babel sepanjang Minggu cerah berawan dan berawan dengan potensi terjadi hujan lokal dan hujan ringan di sebagian besar wilayah terutama pada pagi dan siang hari.

Kecepatan angin di seluruh daratan diprakirakan pada kisaran 10 sampai 30 kilometer per jam dengan suhu 21 sampai 32 derajat Celsius dan kelembaban udara 60 hingga 100 persen, dilansir Antara.

Pada kesempatan itu, BMKG Kota Pangkalpinang masih mengeluarkan peringatan dini terkait dengan potensi gelombang maksimum dengan ketinggian 4,0 meter yang dapat terjadi di wilayah Selat Karimata.

Ketinggian gelombang signifikan di jalur penyeberangan Selat Bangka dan Utara Bangka diprakirakan antara 0,25 sampai 0,75 meter, di Selatan Bangka 0,75 sampai 1,0 meter, di Selat Gelasa 0,5 sampai 1,25 meter, sedangkan di Selat Karimata dapat mencapai sekitar antara 0,75 sampai 2,0 meter.

Dengan asumsi ketinggian gelombang maksimum dapat mencapai dua kali ketinggian gelombang signifikan, maka ketinggian gelombang di Selat Karimata dapat mencapai 4,0 meter, ujar Evi Diana P.

Di sisi lain BMKG masih mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi adanya awan cumulonimbus yang dapat menyebabkan tinggi gelombang bertambah.

Kecepatan angin di jalur-jalur penyeberangan Kepulauan Bangka Belitung berkisar antara 5 sampai 40 kilometer per jam yang bergerak dari Timur Laut ke Selatan dan dari Timur ke Selatan.

Pada bagian lain BMKG juga mengimbau warga agar mewaspadai ketinggian pasang air laut di sejumlah pesisir pantai yang masih mencapai dua meter atau lebih.

Ketinggian pasang air laut di pesisir Pantai Sungailiat Kabupaten Bangka diprakirakan dapat mencapai 2,33 meter dan di Membalong Kabupaten Belitung sekitar 2,30 meter.

Kemudian di pesisir Pantai Toboali Kabupaten Bangka Selatan sekitar 1,85 meter, di Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur 1,59 meter, di Belinyu Kabupaten Bangka 1,52 meter, di Tanjungpandan Kabupaten Belitung 1,49 meter, dan di Mentok Kabupaten Bangka Barat sekitar 1,48 meter.

"Oleh karena itu kami mengimbau warga ataupun wisatawan agar mewaspadai pasang air laut dengan tidak beraktivitas di pesisir pantai yang terhubung langsung dengan laut lepas," ujar Evi Diana P.