Batu Bulan Milik Uni Soviet Bakal Dilelang Rp 15,1 Miliar

Gerhana bulan Juli 2018. (Ilustrasi: Bintang.com/Bambang E.Ros)
Batu bulan yang didapat dari misi bulan era Soviet akan menyambangi meja lelang di New York. Tiga sampel tersebut dibawa ke Bumi pada tahun 1970 oleh misi Luna 16 dari Soviet pada 12 September 1970.

Dilansir dari Sotheby's, batu bulan ini awalnya diberikan oleh pemerintah Uni Soviet kepada Nina Ivanovna Koroleva, janda dari Sergei Pavlovich Korolev, insinyur roket serta direktur program luar angkasa Soviet.

Korolev adalah otak dari misi luar angkasa negaranya pada tahun 1950-an sampai 1960-an. Pada era tersebut, satelit Sputnik diluncurkan serta pengiriman Yuri Gagarin di Vostok-1 pada 1961.

Korolev meninggal pada 1966, sehingga dia sendiri tidak bisa melihat sampel dari bulan yang didapat dari misi luar angkasa Soviet Luna 16, Luna 20, dan Luna 24 yang lebih canggih dan memiliki pengeboran untuk mengambil sampel tanah di bulan.

Batu bulan yang dijual sangatlah mahal mengingat batu tersebut hanya hanya seukuran kerikil dan dilengkapi kaca pembesar. Harga lelangnya berkisar USD 700 ribu 1 juta atau Rp 1 miliar - Rp 15,1 miliar (USD 1 = Rp 15.166).

Sotheby's akan melelang batu bulan itu dalam acara bertema Space Exploration. Selain batu bulan, benda yang turut dilelang adalah baju astronot, foto, dokumen, dan lukisan terkait misi luar angkasa.