Hingga Hari ke-4, Basarnas Telah Evakuasi 56 Kantong Jenazah Korban Lion Air

Petugas memindahkan kantong jenazah dari ambulans ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta, Selasa (30/10). Dua kantong jenazah kembali tiba di RS Polri pascakecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang. (Immanuel Antonius)
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengevakuasi 56 kantong jenazah korban Lion Air JT 610 hingga pukul 07.00 WIB hari ini, Kamis (1/11/2018). Informasi ini didapatkan dari Posko Taktis di Jakarta International Container (JICT).

Sebanyak 24 kantong jenazah ditemukan pada hari pertama, hari kedua sebanyak 24 kantong jenazah kembali dievakuasi, sementara 8 kantong jenazah ditemukan di hari ketiga operasi pencarian. Seluruh kantong jenazah itu telah diterima tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Sementara hari ini belum ada kantong jenazah korban Lion Air JT 610 yang ditemukan. Namun, Rumah Sakit Polri telah berhasil mengidentifikasi jenazah pertama korban jatuhnya pesawat Lion Air atas nama Jannatun Cintya Dewi, Rabu (31/10/2018).

Jannatun teridentifikasi dari sidik jari dan pencocokkan data antermortem berupa Kartu Keluarga. Rencananya, jenazah akan disemayamkan di dekat rumah duka yang berjarak 500 meter.

"Saat ini, kami sedang menunggu kepulangan jenazah. Insyaallah besok pagi sekitar pukul 08.00 WIB, akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) yang tidak jauh dari rumah duka," ujar tetangga dari Cintya, Mochammad Nurhadi, Rabu (31/10/2018).